{"id":745,"date":"2026-03-15T16:03:02","date_gmt":"2026-03-15T16:03:02","guid":{"rendered":"https:\/\/ayam-koplo.id\/artikel\/?p=745"},"modified":"2026-03-15T16:03:02","modified_gmt":"2026-03-15T16:03:02","slug":"resep-kuah-tekwan-cara-membuat-tekwan-lezat-dan-gurih-di-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ayam-koplo.id\/artikel\/resep-kuah-tekwan-cara-membuat-tekwan-lezat-dan-gurih-di-rumah\/","title":{"rendered":"Resep Kuah Tekwan: Cara Membuat Tekwan Lezat dan Gurih di Rumah"},"content":{"rendered":"<h1>Resep Kuah Tekwan: Cara Membuat Tekwan Lezat dan Gurih di Rumah<\/h1>\n<p>Tekwan adalah salah satu hidangan khas dari Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia. Hidangan ini terkenal dengan kuah kaldu yang gurih dan bola-bola ikan yang kenyal. Nama &#8220;Tekwan&#8221; berasal dari bahasa Tionghoa &#8216;baku&#8217; yang berarti &#8216;duduk, menunggu&#8217;, karena hidangan ini sering disajikan saat jamuan atau acara kumpul-kumpul. Jika Anda ingin mencoba membuat tekwan sendiri di rumah, berikut resep dan cara membuatnya yang lezat dan gurih.<\/p>\n<h2>Bahan yang Dibutuhkan<\/h2>\n<h3>Untuk Bakso Ikan<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>250 gram<\/strong> daging ikan tenggiri, haluskan<\/li>\n<li><strong>100 gram<\/strong> tepung sagu<\/li>\n<li><strong>1 butir<\/strong> putih telur<\/li>\n<li><strong>1 sendok teh<\/strong> garam<\/li>\n<li><strong>&frac12; sendok teh<\/strong> merica bubuk<\/li>\n<li><strong>100ml<\/strong> udara adalah<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Untuk Kuah Kaldu<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>200 gram<\/strong> udang segar, kupas kulitnya<\/li>\n<li><strong>2 liter<\/strong> udara<\/li>\n<li><strong>5 siung<\/strong> bawang putih, haluskan<\/li>\n<li><strong>2 sendok makan<\/strong> minyak goreng<\/li>\n<li><strong>5 buah<\/strong> jamur kuping, rendam dan iris tipis<\/li>\n<li><strong>100 gram<\/strong> bengkuang, potong korek api<\/li>\n<li><strong>1 anak<\/strong> bawang bombay, iris halus<\/li>\n<li><strong>2 sendok makan<\/strong> ebi kering, haluskan<\/li>\n<li><strong>Garam dan merica<\/strong> cukup<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Tambahan untuk Penyajian<\/h3>\n<ul>\n<li>Bihun, rendam dalam air hangat<\/li>\n<li>Seledri cincang<\/li>\n<li>Bawang goreng<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Cara Membuat<\/h2>\n<h3>Langkah 1: Membuat Bakso Ikan<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Campurkan Daging Ikan dan Bahan Lainnya<\/strong>: Dalam mangkuk besar, campurkan daging ikan tenggiri yang sudah dihaluskan dengan tepung sagu, putih telur, garam, dan merica. Aduk rata.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Tambahkan Air Es<\/strong>: Tuangkan air es sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan bisa dipulung dan tidak terlalu keras.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Bentuk Bola Kecil<\/strong>: Ambil sedikit adonan lalu bentuk bulatan kecil menggunakan kedua telapak tangan. Lakukan hingga adonan habis.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Bakso Ikan Rebus<\/strong>: Panaskan air dalam panci hingga mendidih. Masukkan bola-bola ikan dan rebus hingga mengapung. Angkat dan tiriskan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Langkah 2: Membuat Kuah Kaldu<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Tumis Bumbu<\/strong>: Panaskan minyak goreng dalam wajan. Tumis bawang putih hingga harum.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Tambahkan Udang dan Ebi<\/strong>: Tambahkan udang yang sudah dikupas dan ebi halus ke dalam wajan. Masak hingga udang berubah warna.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Siapkan Kuah<\/strong>: Tuangkan air ke dalam tumisan udang dan ebi. Biarkan mendidih.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Tambahkan Bahan Lainnya<\/strong>: Masukkan jamur kuping, bengkuang, garam, dan merica. Masak di atas api kecil hingga semua bahan matang dan kuah terasa gurih.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Langkah 3: Penyajian<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Susun dalam mangkuk<\/strong>: Masukkan beberapa bihun ke dalam mangkuk saji lalu tambahkan bola-bola ikan di atasnya.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Tuang kuahnya<\/strong>: Siram dengan kuah kaldu panas beserta isian udang dan sayur.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Tambahkan Pelengkap<\/strong>: Taburi dengan daun bawang, seledri yang sudah dicincang, dan bawang goreng.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Melayani<\/strong>: Tekwan siap untuk dinikmati selagi hangat.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Tips Memasak Tekwan yang Lezat<\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Pemilihan Ikan<\/strong>: Ikan tenggiri adalah pilihan terbaik karena teksturnya lembut dan tidak berbau amis.<\/li>\n<li><strong>Kekenyalan Bola Ikan<\/strong>: Tambahkan air es sedikit demi sedikit agar adonan tidak terlalu lembek atau keras.<\/li>\n<li><strong>Keseimbangan Rasa<\/strong>: Rasa kuahnya tergantung kualitas udang dan ebi; silakan sesuaikan garamnya sesuai selera.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat menikmati tekwan yang lezat dan gurih di rumah. Semoga resep ini membantu Anda menciptakan hidangan khas Palembang yang autentik dan memuaskan. Selamat mencoba!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Resep Kuah Tekwan: Cara Membuat Tekwan Lezat dan Gurih di Rumah Tekwan adalah salah satu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":747,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[304],"class_list":["post-745","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-resep-kuah-tekwan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ayam-koplo.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/745","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ayam-koplo.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ayam-koplo.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ayam-koplo.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ayam-koplo.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=745"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ayam-koplo.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/745\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":748,"href":"https:\/\/ayam-koplo.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/745\/revisions\/748"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ayam-koplo.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/747"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ayam-koplo.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=745"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ayam-koplo.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=745"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ayam-koplo.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=745"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}